Trappist

Antara Cinta dan Benci

I 💕 Trappist. [3 Agustus 2018] “Antara Cinta dan Benci” Ketika belum dekat dan ingin kenal, hati kita berdetak kencang, karena penasaran pada “seseorang, yang lain”. Setelah akrab dan mulai lekat, badan kita sering bersenggolan dan makin lengket pada “dia yang teristimewa”. Namun, semakin terbiasa dan paham segala “luar-dalam”-nya, ia menjadi “serba biasa”. “Yang Terkasih …

Antara Cinta dan BenciRead More »

Dibentuk Berkali-kali, Sampai Jadi

I 💕 Trappist. [2 Agustus 2018] “Dibentuk Berkali-kali, Sampai Jadi” Setiap pencipta, entah penulis, pelukis, pemahat, pematung, entah juga pembuat periuk, pasti bergulat tanpa kenal lelah, sampai tercipta apa yang diinginkan. Masa gelap, galau dan gagal, selalu disyukuri sebagai bagian unik, dari proses “mencipta” tanpa “menjiplak”. Setiap buah karya, hasil kerja tangan sendiri, sangat antik …

Dibentuk Berkali-kali, Sampai JadiRead More »

Bercahaya seperti Matahari

I 💕 Trappist. [31 Juli 2018] “Bercahaya seperti Matahari” Kecantikan dan ketampanan seseorang, tidak bisa diukur, hanya dengan kacamata insani. Dunia sekarang memang melatih orang, untuk melihat tampilan luar, yang serba indah dan elegan. Maka, banyak orang mengutamakan yang terlihat, dan gampang mengabaikan yang tersembunyi lebih dalam. Orang memoles dan merawat tubuhnya, tapi kurang mengolah …

Bercahaya seperti MatahariRead More »

Mendengarkan itu Gampang-gampang Susah

I 💕 Trappist. [30 Juli 2018] “Mendengarkan itu Gampang-gampang Susah” Setiap hari, kita belajar mendengarkan dan mengerti, kata-kata orang lain. Meski berbahasa sama, ternyata kita sering susah menangkap, bahkan “salah paham”. Apalagi bila berbeda bahasa, bisa jadi gagal fokus dan “total tidak paham”. Begitulah hidup, memang “gampang-gampang susah”. Maka, manusia dicipta untuk terus belajar, mulai …

Mendengarkan itu Gampang-gampang SusahRead More »

Percayalah, Tuhan Memberi Rezeki Cukup, Setiap Hari

I 💕 Trappist. [29 Juli 2018] “Percayalah, Tuhan Memberi Rezeki Cukup, Setiap Hari ” Siapa yang tidak cemas dan kuatir, bila penghasilan tetap surut, tapi hutang justru mengembang. Dalam situasi serba terjepit, orang pasti berpikir: bagaimana keluargaku bisa makan, menetap di rumah yang nyaman, dan hidup tenang-damai. Percayalah, Tuhan selalu memberi rezeki yang cukup. Bagi …

Percayalah, Tuhan Memberi Rezeki Cukup, Setiap HariRead More »

Bebaskan Kami dari Yang Jahat

I 💕 Trappist. [27 Juli 2018] “Bebaskan Kami dari Yang Jahat” Kita menerima banyak “karunia yang khas” dari Tuhan. Tetapi, mengapa masih banyak orang sering mengeluh, malas “berbuah”, dan pelit berbagi berkat? Itu semua karena: kita kurang mengerti, makna karunia Tuhan tadi. Kita belum menerimanya dengan gembira, sehingga tidak berakar kuat dan tahan uji. Kita …

Bebaskan Kami dari Yang JahatRead More »

Cintailah Orang Tua dan Yang Dituakan

I 💕 Trappist. [26 Juli 2018] “Cintailah Orang Tua dan Yang Dituakan” Betapa bahagianya, orang yang memiliki orang tua dan yang dituakan. Karena, mereka mewariskan suka-duka hidup, dan mengajarkan kebajikan sesuai kharisma masing-masing. Meskipun yang terkenang justru: rasa sakit karena selalu kurang dimengerti, dan luka-luka membekas di batin karena belum merasa dicintai, semua itu hanya …

Cintailah Orang Tua dan Yang DituakanRead More »

Kita Percaya dan Tidak Putus Asa

I 💕 Trappist. [25 Juli 2018] “Kita Percaya dan Tidak Putus Asa” Banyak peristiwa membuat orang bertanya, “Mengapa hidup selalu dipenuhi dengan persoalan? Mengapa aku selalu direndahkan dan ditindas? Mengapa aku merasa tak berdaya dan kehabisan akal sehat?” Jawabannya adalah, karena kita itu bagaikan “bejana tanah liat”, mudah lapuk dan pecah. Memang, kita diciptakan dalam …

Kita Percaya dan Tidak Putus AsaRead More »