Trappist

Lebih Indah Mencintai yang Baik dan Melakukannya

“Lebih Indah Mencintai yang Baik dan Melakukannya” I 💕 Trappist. [4 Juli 2018] Kita diberi waktu panjang setiap hari. 24 jam sehari. Namun, selalu ada waktu yang terbuang tak berguna, karena kita keliru memakainya. Waktu adalah berkat. Maka, lebih baik mencintai waktu dengan baik: untuk bekerja dan belajar, untuk berkreasi dan rekreasi, berbagi kebahagiaan dan …

Lebih Indah Mencintai yang Baik dan MelakukannyaRead More »

Mari Ikuti Tuhan Setiap Waktu

I 💕 Trappist. [2 Juli 2018] Kita belajar mengikuti yang dikehendaki Tuhan. Tapi selalu ada tawar menawar, tunda menunda, bahkan tolak menolak. Akibatnya, banyak orang yang cerdik-pandai menjadi pahlawan kesiangan, terlalu bergaung tanpa isi. Sebaliknya, orang lemah dan dianggap hina, justru menjadi pribadi yang bermakna dan berbuah subur. Mari ikuti Tuhan setiap waktu. 🌾 Rm. …

Mari Ikuti Tuhan Setiap WaktuRead More »

Kita Diundang untuk Saling Melengkapi dan Bertumbuh Bersama

I 💕 Trappist. [1 Juli 2018] Kita semua belajar untuk hidup bahagia, sehat, dan suci. Tapi, bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk dibagikan setiap hari kepada sesama, di dalam keluarga, komunitas, dan masyarakat kita. Tuhan tidak menghendaki kita egois. Bahagia sendiri, tanpa peduli kesusahan tetangga. Sehat sendiri, tanpa perhatikan sesama yang sakit dan difabel. Suci …

Kita Diundang untuk Saling Melengkapi dan Bertumbuh BersamaRead More »

“Pergilah, dan Jadilah Seperti yang Engkau Percaya!”

I 💕 Trappist. [30 Juni 2018] Hari ini, seorang bapa dan keluarga besarnya memberi salam perutusan kepada kedua puteranya, dua rahib imam: “Pergilah, dan jadilah seperti yang engkau percaya!” Meski berat ditinggalkan pergi jauh, sang bapa tetap menanggung segalanya dengan iman dan harapan. Ia menyerahkan kedua puteranya ke dalam perlindungan Tuhan. Ia percaya, mereka akan …

“Pergilah, dan Jadilah Seperti yang Engkau Percaya!”Read More »

Memelihara Tali Persaudaraan dan Mensyukuri Kebersamaan yang Penuh Berkat

I 💕 Trappist. [29 Juni 2018] Hidup ini adalah sebuah “pertandingan” yang mesti diakhiri dengan baik. Maka, kita belajar meraih “akhir” yang baik dengan memelihara tali persaudaraan dan mensyukuri kebersamaan yang penuh berkat. Besok Sabtu pagi, dua rahib imam: Rm. Maxi dan Rm. Anton akan diutus belajar Ilmu Ketuhanan di negeri Itali. Semoga ilmu ini …

Memelihara Tali Persaudaraan dan Mensyukuri Kebersamaan yang Penuh BerkatRead More »

Tahbisan Imam: Diakon Daniel Naruh, OCSO dan Yulius Darwanto, OCSO

I 💕 Trappist. [28 Juni 2018] Hari ini, dua rahib imam Trappist Rawaseneng ditahbiskan oleh Mgr. Robertus Rubiyatmoko, Pr (Uskup Keuskupan Agung Semarang). Mereka adalah Rm. Daniel Naruh, OCSO dan Rm. Yulius Darwanto, OCSO. Keduanya manusia biasa, yang belajar mengasihi Allah dan sesama dengan totalitas. Total hatinya, total jiwanya, total budinya, dan total kekuatannya. Semua …

Tahbisan Imam: Diakon Daniel Naruh, OCSO dan Yulius Darwanto, OCSORead More »

Sumber Kekuatiran: Tubuh, Harta Milik dan Harga Diri

I 💕 Trappist. [23 Juni2018] Setiap hari, kita gampang kuatir. Menurut seorang pertapa bernama Evagrius Ponticus, sumber kekuatiran kita ada tiga: Tubuh, Harta Milik, dan Harga Diri. Kekuatiran yang berlebihan akan tubuh menciptakan Kerakusan dan Kecanduan akan nafsu badani. Kecemasan akan Harta Milik menghasilkan Ketamakan, Kesedihan dan Kemarahan. Lalu, keresahan akan Harga Diri membuahkan Kesombongan …

Sumber Kekuatiran: Tubuh, Harta Milik dan Harga DiriRead More »

Berkat Berasal dari Yang Ilahi

I 💕 Trappist. [21 Juni 2018] Hidup kita berbuah berkat, melalui latihan doa, puasa, dan sedekah. Namun, berkat itu selalu berasal dari Yang Ilahi, Tuhan Yang Mahakuasa, dan bukan dari kehebatan insani. Maka, doa, puasa, dan sedekah bukan untuk dipamerkan, tetapi untuk dihayati dengan cinta tulus; bukan dengan banyak kata, tapi dengan tekun berlatih praktek. …

Berkat Berasal dari Yang IlahiRead More »