trappistrawaseneng

Bercahaya seperti Matahari

I 💕 Trappist. [31 Juli 2018] “Bercahaya seperti Matahari” Kecantikan dan ketampanan seseorang, tidak bisa diukur, hanya dengan kacamata insani. Dunia sekarang memang melatih orang, untuk melihat tampilan luar, yang serba indah dan elegan. Maka, banyak orang mengutamakan yang terlihat, dan gampang mengabaikan yang tersembunyi lebih dalam. Orang memoles dan merawat tubuhnya, tapi kurang mengolah …

Bercahaya seperti Matahari Read More »

Mendengarkan itu Gampang-gampang Susah

I 💕 Trappist. [30 Juli 2018] “Mendengarkan itu Gampang-gampang Susah” Setiap hari, kita belajar mendengarkan dan mengerti, kata-kata orang lain. Meski berbahasa sama, ternyata kita sering susah menangkap, bahkan “salah paham”. Apalagi bila berbeda bahasa, bisa jadi gagal fokus dan “total tidak paham”. Begitulah hidup, memang “gampang-gampang susah”. Maka, manusia dicipta untuk terus belajar, mulai …

Mendengarkan itu Gampang-gampang Susah Read More »

Percayalah, Tuhan Memberi Rezeki Cukup, Setiap Hari

I 💕 Trappist. [29 Juli 2018] “Percayalah, Tuhan Memberi Rezeki Cukup, Setiap Hari ” Siapa yang tidak cemas dan kuatir, bila penghasilan tetap surut, tapi hutang justru mengembang. Dalam situasi serba terjepit, orang pasti berpikir: bagaimana keluargaku bisa makan, menetap di rumah yang nyaman, dan hidup tenang-damai. Percayalah, Tuhan selalu memberi rezeki yang cukup. Bagi …

Percayalah, Tuhan Memberi Rezeki Cukup, Setiap Hari Read More »

Bebaskan Kami dari Yang Jahat

I 💕 Trappist. [27 Juli 2018] “Bebaskan Kami dari Yang Jahat” Kita menerima banyak “karunia yang khas” dari Tuhan. Tetapi, mengapa masih banyak orang sering mengeluh, malas “berbuah”, dan pelit berbagi berkat? Itu semua karena: kita kurang mengerti, makna karunia Tuhan tadi. Kita belum menerimanya dengan gembira, sehingga tidak berakar kuat dan tahan uji. Kita …

Bebaskan Kami dari Yang Jahat Read More »

Cintailah Orang Tua dan Yang Dituakan

I 💕 Trappist. [26 Juli 2018] “Cintailah Orang Tua dan Yang Dituakan” Betapa bahagianya, orang yang memiliki orang tua dan yang dituakan. Karena, mereka mewariskan suka-duka hidup, dan mengajarkan kebajikan sesuai kharisma masing-masing. Meskipun yang terkenang justru: rasa sakit karena selalu kurang dimengerti, dan luka-luka membekas di batin karena belum merasa dicintai, semua itu hanya …

Cintailah Orang Tua dan Yang Dituakan Read More »

Kita Percaya dan Tidak Putus Asa

I 💕 Trappist. [25 Juli 2018] “Kita Percaya dan Tidak Putus Asa” Banyak peristiwa membuat orang bertanya, “Mengapa hidup selalu dipenuhi dengan persoalan? Mengapa aku selalu direndahkan dan ditindas? Mengapa aku merasa tak berdaya dan kehabisan akal sehat?” Jawabannya adalah, karena kita itu bagaikan “bejana tanah liat”, mudah lapuk dan pecah. Memang, kita diciptakan dalam …

Kita Percaya dan Tidak Putus Asa Read More »

Kalian adalah Saudari dan Saudaraku

I 💕 Trappist. [24 Juli 2018] “Kalian adalah Saudari dan Saudaraku” Setiap keluarga selalu merindukan untuk kumpul dan bisa makan bersama. Apalagi bila sudah merantau, dan tinggal jauh dari rumah orang tua. Pasti ada yang tergerak untuk menyatukan, dan menata rekreasi bersama, ala kadarnya. Rekreasi yang akrab dan menyejukkan itu, tidak hanya supaya semua menjadi …

Kalian adalah Saudari dan Saudaraku Read More »

Rendah Hati itu Tanda Orang Setia

I 💕 Trappist. [23 Juli 2018] “Rendah Hati itu Tanda Orang Setia” Banyak orang belajar memaknai tanda-tanda zaman, paling tidak, yang terkait langsung dengan hidup harian. Seringkali, sejelas apapun tandanya, orang tidak mampu melihat dan menangkap intinya, karena bermotif: sekedar ingin tahu, atau bahkan supaya terkenal, dianggap tahu segalanya. Budaya “ingin tahu” sejatinya berbuah positif, …

Rendah Hati itu Tanda Orang Setia Read More »

Mendekatkan yang Jauh

I 💕 Trappist. [22 Juli 2018] “Mendekatkan yang Jauh” Setiap konflik dalam hidup bersama tak pernah terduga, dan tak dapat dihindari ketika terjadi. Akibatnya, yang dekat bisa menjauh dan menghilang. Kenyataannya, selalu ada orang, yang suka memecah persatuan, dan merekayasa permusuhan. Mereka senang bergaya “gembala”, tapi gemar menabur kecurigaan, dan menebar gosip yang menciutkan hati. …

Mendekatkan yang Jauh Read More »