trappistrawaseneng

Meninggalkan Gaya Duniawi Demi Kebahagiaan Sejati

I 💕 Trappist. [11 Juli 2018] “Meninggalkan Gaya Duniawi demi Kebahagiaan Sejati” Hari ini, para rahib dan rubiah, Benediktin maupun Cisterciensis, mengenang dan merayakan peringatan Bapa Benediktus. Berkat “Peraturan Suci” yang ditulisnya, banyak orang diantar pulang, menuju Kerajaan Surga. Tentu saja, peraturan yang disusun Benediktus tidak pernah menggantikan Kitab Suci, terutama Injil. Ajaran rohani Benediktus, …

Meninggalkan Gaya Duniawi Demi Kebahagiaan Sejati Read More »

Bekerja di Ladang Tuhan

I 💕 Trappist. [10 Juli 2018] “Bekerja di Ladang Tuhan” Setiap hari, banyak orang bekerja dari pagi sampai sore, bahkan lembur di malam hari. Bekerja demi menafkahi keluarga, dan mengekspresikan potensi diri. Belajar membuat kreasi memang bukan sekadar rekreasi, tapi juga demi kebaikan bersama, membagikan berkat bagi sesama. Semua kreasi yang berisi rahmat selalu berasal …

Bekerja di Ladang Tuhan Read More »

Mencintai yang Dihadapi Saat ini

“Mencintai yang Dihadapi Saat ini” | 💕 Trappist. [8 Juli 2018] Banyak dari kita terkecoh pada impian ala iklan. Semua serba digoda untuk memilih yang: menarik di mata, merdu di telinga, dan sedap di mulut. Faktanya, kita mudah mengikuti selera dunia zaman “now” itu. Tetap semangat, dan tidak perlu mempersalahkan zaman. Sebab: “Cukuplah rahmat kasih …

Mencintai yang Dihadapi Saat ini Read More »

Berawal dari Sebuah Niat Baik

“Berawal dari Sebuah Niat Baik” I 💕 Trappist [7 Juli 2018] Setiap karya insani akan berakhir dengan sukses dan bahagia, bila diawali dengan niat baik dan restu Yang Ilahi. Selanjutnya, rencana dirancang, dengan paduan “doa khidmat” dan “kerja tepat”. Maka, semua akan berjalan dengan penuh perjuangan dan berkat Tuhan. Lalu, jangan lupa, niat baik mesti …

Berawal dari Sebuah Niat Baik Read More »

Belajar untuk Hidup Tanpa Sandiwara

“Belajar untuk Hidup Tanpa Sandiwara” I 💕 Trappist. [6 Juli 2018] Di dalam doa dan keheningan, kita tidak bisa berbohong. Batin kita pasti bergema, menyuarakan yang jujur dan sebenarnya terjadi. Maka dalam perjumpaan, kita belajar untuk hidup apa adanya, keluar dari diri sendiri. Kita tidak perlu bersandiwara, berlagak menampilkan yang serba baik. Ingat pesan Yang …

Belajar untuk Hidup Tanpa Sandiwara Read More »

Betapa Bahagianya, Dimaafkan dan Dicintai

“Betapa Bahagianya, Dimaafkan dan Dicintai” I 💕 Trappist. [5 Juli 2018] Tidak ada orang yang sempurna. Setiap pribadi bisa melakukan kealpaan, tanpa sengaja, baik yang sepele maupun yang fatal. Karena itu, meminta maaf dengan rendah hati, dan memberi ampun dengan batin yang tulus, sungguh menghibur. Jiwa yang berbeban berat dikuatkan. Raga yang sakit akibat pikiran …

Betapa Bahagianya, Dimaafkan dan Dicintai Read More »

Lebih Indah Mencintai yang Baik dan Melakukannya

“Lebih Indah Mencintai yang Baik dan Melakukannya” I 💕 Trappist. [4 Juli 2018] Kita diberi waktu panjang setiap hari. 24 jam sehari. Namun, selalu ada waktu yang terbuang tak berguna, karena kita keliru memakainya. Waktu adalah berkat. Maka, lebih baik mencintai waktu dengan baik: untuk bekerja dan belajar, untuk berkreasi dan rekreasi, berbagi kebahagiaan dan …

Lebih Indah Mencintai yang Baik dan Melakukannya Read More »

Mari Ikuti Tuhan Setiap Waktu

I 💕 Trappist. [2 Juli 2018] Kita belajar mengikuti yang dikehendaki Tuhan. Tapi selalu ada tawar menawar, tunda menunda, bahkan tolak menolak. Akibatnya, banyak orang yang cerdik-pandai menjadi pahlawan kesiangan, terlalu bergaung tanpa isi. Sebaliknya, orang lemah dan dianggap hina, justru menjadi pribadi yang bermakna dan berbuah subur. Mari ikuti Tuhan setiap waktu. 🌾 Rm. …

Mari Ikuti Tuhan Setiap Waktu Read More »