Renungan I Love Trappist

Renungan Harian dari Trappist Rawaseneng

Terbuka itu Melegakan

I 💕 Trappist. [14 Juli 2018] “Terbuka itu Melegakan” Kita berusaha menyimpan segala perkara, apalagi yang rumit dan sulit, dalam hati. Kita berharap, aliran waktu akan membuatnya hanyut dan lenyap. Namun, tidak semua problem berlalu begitu saja. Selalu ada saat untuk dilihat, dikenali, dan dimaknai kembali. Apapun yang kita simpan dalam-dalam dan tidak diketahui orang, …

Terbuka itu Melegakan Read More »

Serba Mudah dan Cepat, Bukan Berarti Tanpa Masalah

I 💕 Trappist. [13 Juli 2018] “Serba Mudah dan Cepat, Bukan Berarti Tanpa Masalah” Dunia kita semakin dipermudah dan dipercepat. Dipermudah untuk berkomunikasi dan berelasi. Dipercepat untuk bepergian dan sampai tujuan. Lalu, apakah itu berarti, hidup kita jadi serba “tanpa masalah”? Bisa ya, bisa juga tidak, tergantung seberapa dalam, kita melatih diri untuk menjadi “cerdik …

Serba Mudah dan Cepat, Bukan Berarti Tanpa Masalah Read More »

Salam yang Menyejukkan

I 💕 Trappist. [12 Juli 2018] “Salam yang Menyejukkan” Sekarang, bumi kita semakin terasa panas. Setiap hari, banyak orang menyalakan kipas angin dan AC, lalu meneguk minuman dingin, demi memperoleh kesegaran badan. Bagaimana bila hati kita yang terasa panas, dan bahkan selalu menyengat? Pendingin macam apa yang akan kita nyalakan? Dan penyegar seperti apa yang …

Salam yang Menyejukkan Read More »

Meninggalkan Gaya Duniawi Demi Kebahagiaan Sejati

I 💕 Trappist. [11 Juli 2018] “Meninggalkan Gaya Duniawi demi Kebahagiaan Sejati” Hari ini, para rahib dan rubiah, Benediktin maupun Cisterciensis, mengenang dan merayakan peringatan Bapa Benediktus. Berkat “Peraturan Suci” yang ditulisnya, banyak orang diantar pulang, menuju Kerajaan Surga. Tentu saja, peraturan yang disusun Benediktus tidak pernah menggantikan Kitab Suci, terutama Injil. Ajaran rohani Benediktus, …

Meninggalkan Gaya Duniawi Demi Kebahagiaan Sejati Read More »

Bekerja di Ladang Tuhan

I 💕 Trappist. [10 Juli 2018] “Bekerja di Ladang Tuhan” Setiap hari, banyak orang bekerja dari pagi sampai sore, bahkan lembur di malam hari. Bekerja demi menafkahi keluarga, dan mengekspresikan potensi diri. Belajar membuat kreasi memang bukan sekadar rekreasi, tapi juga demi kebaikan bersama, membagikan berkat bagi sesama. Semua kreasi yang berisi rahmat selalu berasal …

Bekerja di Ladang Tuhan Read More »

Mencintai yang Dihadapi Saat ini

“Mencintai yang Dihadapi Saat ini” | 💕 Trappist. [8 Juli 2018] Banyak dari kita terkecoh pada impian ala iklan. Semua serba digoda untuk memilih yang: menarik di mata, merdu di telinga, dan sedap di mulut. Faktanya, kita mudah mengikuti selera dunia zaman “now” itu. Tetap semangat, dan tidak perlu mempersalahkan zaman. Sebab: “Cukuplah rahmat kasih …

Mencintai yang Dihadapi Saat ini Read More »

Berawal dari Sebuah Niat Baik

“Berawal dari Sebuah Niat Baik” I 💕 Trappist [7 Juli 2018] Setiap karya insani akan berakhir dengan sukses dan bahagia, bila diawali dengan niat baik dan restu Yang Ilahi. Selanjutnya, rencana dirancang, dengan paduan “doa khidmat” dan “kerja tepat”. Maka, semua akan berjalan dengan penuh perjuangan dan berkat Tuhan. Lalu, jangan lupa, niat baik mesti …

Berawal dari Sebuah Niat Baik Read More »

Belajar untuk Hidup Tanpa Sandiwara

“Belajar untuk Hidup Tanpa Sandiwara” I 💕 Trappist. [6 Juli 2018] Di dalam doa dan keheningan, kita tidak bisa berbohong. Batin kita pasti bergema, menyuarakan yang jujur dan sebenarnya terjadi. Maka dalam perjumpaan, kita belajar untuk hidup apa adanya, keluar dari diri sendiri. Kita tidak perlu bersandiwara, berlagak menampilkan yang serba baik. Ingat pesan Yang …

Belajar untuk Hidup Tanpa Sandiwara Read More »

Betapa Bahagianya, Dimaafkan dan Dicintai

“Betapa Bahagianya, Dimaafkan dan Dicintai” I 💕 Trappist. [5 Juli 2018] Tidak ada orang yang sempurna. Setiap pribadi bisa melakukan kealpaan, tanpa sengaja, baik yang sepele maupun yang fatal. Karena itu, meminta maaf dengan rendah hati, dan memberi ampun dengan batin yang tulus, sungguh menghibur. Jiwa yang berbeban berat dikuatkan. Raga yang sakit akibat pikiran …

Betapa Bahagianya, Dimaafkan dan Dicintai Read More »